Biaya Medical Check Up – Mencegah lebih baik daripada mengobati, seperti kata pepatah. Untuk itu, risiko penyakit harus dicegah sedini mungkin melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin atau biasa disebut dengan medical Check Up. Jika Anda belum pernah menjalani pemeriksaan kesehatan, berikut adalah daftar pemeriksaan umum yang biasanya dilakukan saat pemeriksaan kesehatan.

Biaya Medical Check Up

Anda tidak harus sakit terlebih dahulu jika ingin menjalani pemeriksaan fisik ini. Medical Check Up merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan rutin yang dilakukan di rumah sakit untuk memantau kesehatan tubuh secara keseluruhan dan mengantisipasi risiko penyakit.

Biaya Medical Check Up – Tidak ada aturan baku dalam prosedur pemantauan medis. Secara umum, rangkaian penelitian dimulai dengan mengukur berat badan dan tinggi badan menurut indeks massa tubuh (IMT). Penting untuk memeriksa BMI setiap 2 tahun untuk orang di bawah 50 dan setahun sekali untuk orang di atas 50.

Setelah itu, berbagai pemeriksaan dapat dilakukan selama pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemeriksaan fungsi jantung dan paru-paru dengan EKG; kesehatan kulit untuk mendeteksi risiko kanker kulit atau penyakit kulit lainnya; THT untuk memeriksa kesehatan telinga, hidung dan tenggorokan; kesehatan mata (risiko glaukoma atau gangguan penglihatan lainnya); kesehatan Gigi; kesehatan tulang, respon refleks tubuh dan kekuatan otot.

Baca Juga: Waspada, Ini 3 Komplikasi dari Penyakit Asam Urat

Pemeriksaan fisik tahunan juga dapat mencakup pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, dan gula darah. Ini karena Anda mungkin memiliki satu (atau semua) kondisi berkualitas tinggi di atas tanpa pernah menunjukkan tanda atau gejala, atau karena Anda berisiko terkena penyakit terkait seperti diabetes atau hipertensi. Selain itu, tergantung pada usia atau riwayat kesehatan Anda, dokter Anda dapat merekomendasikan tes medis tambahan.

Biaya Medical Check Up – Orang yang berisiko tinggi atau yang menderita penyakit tertentu sering disarankan untuk melakukan tes kesehatan lebih sering daripada orang sehat. Tujuan dari tes kesehatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan seseorang dan apa yang perlu dilakukan untuk mengelola risiko kesehatan yang dimilikinya. Pemeriksaan kesehatan rutin juga memungkinkan dokter dan Anda bekerja sama untuk merencanakan perawatan agar kondisi Anda terkendali sebelum menjadi serius.

Pemeriksaan kesehatan adalah pemeriksaan kesehatan yang ekstensif. Diharapkan penelitian ini dapat mendeteksi suatu penyakit atau masalah kesehatan secara dini. Tes ini juga berguna untuk merencanakan pengobatan dan metode pengobatan yang tepat sebelum penyakit berkembang.

Biaya Medical Check Up

Selama pemeriksaan kesehatan, pasien menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, antara lain konsultasi tentang gejala yang dialami, pencatatan dan pemeriksaan riwayat kesehatan, serta pemeriksaan tanda vital dan kondisi fisik umum tubuh.

Siapa Kami?

Kami adalah perusahaan kesehatan. Kami hadir untuk membantu klien kami mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas untuk mewujudkan masalah kesehatan yang lengkap di semua aspek kehidupan. Kami selalu ingin menjadi pusat masyarakat dengan nilai-nilai yang berbeda, sehingga orang bisa mendapatkan lebih dari yang mereka dapatkan. Kami juga ingin membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna layanan kami sehingga kami selalu dapat menjadi solusi bagi mereka.

Kami Plazamedis menyediakan layanan pemeriksaan Medical Check Up yang ditangani oleh Dokter yang sudah ahli dalam bidang pemeriksaan kesehatan. Kami juga memberikan harga yang cukup terjangkau kepada seluruh konsumen kami. Semua itu kami berikan demi membantu Indonesia untuk bisa hidup Sehat. Untuk informasi layanan Medical Check Up, Anda dapat berkonsultasi kepada kami terlebih dahulu mengenai Biaya Medical Check Up dan reservasi kapan Anda ingin melakukan pemeriksaan.

Prosedur Medical Check Up

Bentuk pengujian dalam pemeriksaan kesehatan sangat bervariasi. Tes yang dilakukan disesuaikan dengan usia, jenis kelamin dan kesehatan pasien. Berikut ini adalah beberapa tes atau pemeriksaan yang mungkin dilakukan selama pemeriksaan medis:

  1. Pemeriksaan riwayat kesehatan

Pada tahap awal pemeriksaan kesehatan, pasien bertanya dan menjawab pertanyaan kepada dokter tentang keluhan kesehatan yang dialami dan riwayat kesehatan pasien dan keluarganya.

Baca Juga: Mitos Seputar Vaksin Covid 19

Dokter juga akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar gaya hidup, seperti pola makan, intensitas olahraga, kebiasaan merokok, dan konsumsi minuman beralkohol.

  1. Periksa Tanda Vital

Tanda-tanda vital yang diperiksa selama pemeriksaan medis meliputi:

  • Denyut jantung

Denyut jantung normal adalah 60-100 denyut per menit.

  • Tingkat Pernafasan

Pernapasan normal berkisar antara 12-20 kali per menit.

  • Suhu tubuh

Suhu tubuh yang sehat rata-rata antara 36-37 derajat Celcius.

  • Tekanan darah

Tekanan darah normal adalah 90/60-120/80 mmHg.

  1. Pemeriksaan Fisik

Selama pemeriksaan fisik, pasien mungkin diminta untuk berdiri, duduk atau berbaring, tergantung pada bagian tubuh yang akan diperiksa.

Pemeriksaan fisik biasanya dimulai dengan mengukur berat badan dan tinggi badan pasien untuk menentukan apakah ia kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan. Setelah itu, dokter akan memeriksa seluruh kondisi tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Dengan pemeriksaan menyeluruh ini, dokter dapat mulai mencari kelainan pada kulit, rambut, atau kuku dan dengan menekan atau mengetuk area tubuh tertentu. Jika ada rasa sakit saat menekan atau mengetuk, beri tahu dokter.

Pemeriksaan dilanjutkan dengan pemeriksaan mata, hidung, telinga dan organ dalam. Dokter akan menggunakan alat yang disebut otoskop untuk memeriksa telinga dan stetoskop untuk mendengar suara dari jantung, paru-paru, dan saluran pencernaan.

Beberapa penelitian, seperti penelitian kekuatan otot, memerlukan kerja sama pasien untuk melakukan gerakan tertentu seperti yang diarahkan oleh dokter. Jika Anda tidak memahami instruksi yang diberikan, jangan ragu untuk bertanya.

Pemeriksaan fisik ini juga melihat keadaan jenis kelamin. Pada pria, penis dan testis akan diperiksa untuk mengetahui adanya infeksi, peradangan, perubahan ukuran, atau kondisi lain yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Pentingnya Vit D pada Sistem Imun

Untuk memeriksa prostat, dokter akan melakukan pemeriksaan colok dubur untuk mendeteksi ada tidaknya pembesaran kelenjar prostat.

Pada wanita, organ panggul, termasuk vagina, vulva, leher rahim, ovarium, dan rahim, diperiksa untuk penyakit menular seksual atau masalah kesehatan lainnya.

Kemudian, untuk mendeteksi adanya tumor atau kanker payudara, dokter akan melakukan pemeriksaan dengan melihat area payudara dan menekannya. Dokter juga akan memeriksa kondisi kelenjar getah bening dengan meraba adanya benjolan di lipatan, seperti ketiak atau selangkangan.

  1. Penelitian Lanjutan

Selain tes di atas, jika perlu, tes berikut akan dilakukan untuk memastikan diagnosis:

  • Penelitian laboratorium

Pemeriksaan laboratorium dapat dilakukan dengan mengambil sampel darah, urin, atau feses untuk melihat jumlah sel darah, kolesterol, gula darah, atau bahan kimia yang menjadi penanda fungsi organ, dan untuk mencari kelainan pada urin dan feses.

  • Kontrol Gambar

Tes pencitraan, seperti USG dan rontgen, digunakan untuk melihat kondisi organ dalam pasien lebih jelas. Organ yang dapat diperiksa antara lain paru-paru, hati, pankreas, ginjal, limpa, kandung kemih, prostat, dan rahim.

Pada wanita, rontgen payudara (mamografi) atau USG payudara (payudara) dilakukan untuk mencari tumor payudara.

  • Cek jantung

Elektrokardiografi (EKG) adalah prosedur untuk merekam aktivitas listrik jantung menggunakan elektroda kecil yang ditempelkan pada kulit dada, lengan, dan kaki.

EKG dapat diambil saat berbaring atau selama aktivitas, seperti berlari di atas treadmill.

  • Pap Smear

Bagi wanita 21 tahun ke atas yang pernah melakukan hubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan Pap smear setiap 3 tahun sekali untuk mendeteksi dini kanker serviks.

Setelah usia 30 tahun cukup dilakukan apusan setiap 5 tahun sekali, setelah itu apusan tidak perlu lagi setelah usia 65 tahun jika tidak ada keluhan.

Persiapan Sebelum Medical Check Up

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk pemeriksaan kesehatan. Pertama, pasien disarankan untuk membawa catatan medis seperti rontgen atau hasil pemeriksaan kesehatan lain yang mungkin telah dilakukan sebelumnya.

Sebaiknya pasien juga menanyakan kepada dokter tentang pelaksanaan puasa atau obat-obatan yang perlu dihentikan sementara.

Baca Juga: Kenali Gejala Orang Terinfeksi Virus Corona di Minggu Pertama

Sebelum melakukan serangkaian penelitian, pasien diberi kuesioner dengan pertanyaan tentang status kesehatan mereka saat ini dan masa lalu. Setelah mengisi kuesioner, pasien harus memberi tahu dokter daftar obat, suplemen, atau produk herbal yang digunakan.

Pasien disarankan untuk memakai pakaian dan perhiasan yang nyaman, make up atau aksesoris lainnya tidak boleh mengganggu penelitian. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan, usahakan selalu didampingi oleh keluarga atau kerabat dekat.

Persiapan Sesudah Medical Check Up

Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, pasien umumnya diperbolehkan pulang dan melakukan aktivitas seperti biasa. Dokter akan menghubungi pasien kembali setelah semua hasil tes diperoleh dan menjelaskan hasilnya secara detail.

Jika ditemukan kelainan pada hasil pemeriksaan medis, pasien disarankan untuk menyelidiki kelainan tersebut lebih lanjut. Dokter juga akan menyarankan pasien untuk menerapkan gaya hidup sehat terlepas dari apakah ditemukan kelainan atau tidak, seperti:

  • Makan makanan sehat

Perbanyak konsumsi buah dan sayur serta batasi konsumsi makanan berlemak.

  • Berlatih secara teratur

Luangkan waktu untuk berolahraga minimal 150 menit seminggu, seperti jalan kaki atau jogging, untuk mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan kanker.

  • Berhenti merokok

Berhenti merokok dapat mengurangi risiko beberapa penyakit, seperti stroke, penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan pengeroposan tulang.

Pertanyaan Seputar Medical Check Up

Berapa Biaya Medical Check Up?

Untuk biaya medical check up itu sangat bervariasi, namun kami Plazamedis akan memberikan biaya Medical Check Up dengan sangat terjangkau untuk Anda.

Apa yang dimaksud Medical Check Up?

Medical Check Up merupakan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dari mulai kepala hingga kaki. Dengan Anda melakukan Medical Check Up Anda dapat meminimalisir gejala atau penyakit yang tidak terdeteksi dalam tubuh Anda.

Apakah Medical Check Up Aman?

Kami Plazamedis menjamin kepada seluruh pasien kami bahwa melakukan Medical Check Up pada kami sudah pasti aman, karena dilakukan oleh Dokter Profesional dalam bidang kesehatan.

Kapan waktu yang Tepat dalam melakukan Medical Chek Up?

Untuk waktu yang tepat dalam melakukan pemeriksaan Medical Check Up adalah satu tahun sekali, akan tetapi jika dilakukan 6 bulan sekali akan lebih baik.

Apa tujuan Pemeriksaan Kesehatan?

Tujuan utama dari melakukan pemeriksaan kesehatan adalah untuk meminimalisir gejala atau penyakit yang ada dalam tubuh manusia.

Biaya Medical Check Up
Biaya Medical Check Up