[et_pb_section fb_built=”1″ specialty=”on” _builder_version=”4.19.1″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”3_4″ specialty_columns=”3″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_row_inner _builder_version=”4.19.1″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column_inner saved_specialty_column_type=”3_4″ _builder_version=”4.19.1″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.19.1″ _module_preset=”default” hover_enabled=”0″ global_colors_info=”{}” sticky_enabled=”0″]
Bestie, kawat gigi yang digunakan oleh seorang pasien gigi, bisa berbeda jenis, dari pasien lain. Jenis kawat gigi ini, tergantung dari tingkat kesulitan kasus, kemampuan biaya, serta tingkat estetis yang ingin dicapai. Berikut ini jenis-jenis kawat gigi yang bisa menjadi pilihan untuk gigi bestie :
1. Kawat gigi konvensional
Kawat gigi ini merupakan jenis kawat gigi yang paling umum digunakan oleh pasien. Kawat gigi atau yang sering disebut behel ini, terdiri dari bracket, kawat, dan cincin, yang umumnya terbuat dari logam.
Bracket adalah kotak kecil berwarna silver yang di tempelkan di gigi, menggunakan lem khusus, sebagai tempat bersandarnya kawat. Agar tidak bergeser, maka kawat akan ditahan dengan karet, yang dikaitkan ke bracket.
2. Kawat gigi self-ligating
Bentuk kawat gigi self-ligating sekilas tidak terlihat berbeda, dari kawat konvensional. Kawat ini pun memiliki beberapa jenis bracket, mulai dari yang berbahan metal hingga ceramic.
Perbedaanya adalah, kawat gigi self-ligating tidak memerlukan karet untuk menahan kawat tetap berada di bracket. Pada jenis ini, bracket yang digunakan, sudah memiliki teknologi “buka-tutup” sendiri, sehingga kawat bisa tetap berada di tempatnya.
3. Aligners transparan
Jenis kawat yang satu ini, serupa pelindung gigi yang digunakan para atlet, terutama petinju. Bedanya, aligners transparan akan dicetak khusus sesuai susunan gigi. Sehingga, pasien akan merasa nyaman saat menggunakannya, mulut pun tidak terasa penuh.
Alat ini bisa Bestie lepas dan pasang sendiri. Meski begitu, agar mendapatkan hasil yang terbaik, Besti tetap perlu menggunakannya selama 20-22 jam per harinya loh.
4. Kawat gigi lingual
Kawat gigi lingual memiliki bentuk yang sama dengan kawat gigi konvensional. Perbedaannya hanya terletak pada lokasi pemasangan. Kawat gigi lingual dipasang pada bagian belakang gigi (bagian yang menghadap lidah).
Posisi pemasangan ini membuat Bestie akan tidak terlihat seperti sedang menggunakan kawat gigi.
Nah itu dia tadi adalah beberapa jenis-jenis kawat gigi yang bisa bestie gunakan.
Dokter gigi akan mendiskusikan mengenai jenis yang dirasa paling cocok untuk kondisi Bestie. Setelah kawat dipasang, Bestie juga perlu melakukan kontrol setiap satu bulan sekali atau lebih, tergantung dari jenis kawat yang digunakan oleh bestie
Untuk itu jangan lupa ya Bestie agar selalu memeriksakan kesehatan gigi Bestie hanya di Plazamedis!.
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.16″ body_font=”Poppins||||||||” body_text_color=”#FFFFFF” body_font_size=”0.9vw” body_line_height=”1.8em” background_color=”#eb3155″ custom_padding=”1vw|1vw|1vw|1vw|true|true” custom_padding_tablet=”3vw|3vw|3vw|3vw|true|true” custom_padding_phone=”5vw|5vw|5vw|5vw|true|true” custom_padding_last_edited=”on|phone” body_font_size_tablet=”1.9vw” body_font_size_phone=”3.4vw” body_font_size_last_edited=”on|phone” border_radii=”on|10px|10px|10px|10px” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” global_module=”987466610″ global_colors_info=”{}” border_color_all__hover=”#eb3155″ border_color_all__hover_enabled=”on|hover”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]

Add comment