[et_pb_section fb_built=”1″ specialty=”on” _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”3_4″ specialty_columns=”3″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_row_inner _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column_inner saved_specialty_column_type=”3_4″ _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” hover_enabled=”0″ global_colors_info=”{}” sticky_enabled=”0″]
Mengenal USG Abdomen – Apa itu USG Abdomen ? USG (Ultrasonografi) Abdomen merupakan prosedur pencitraan dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik yang nantinya menghasilkan gambaran organ – organ didalam rongga perut atau abdomen. USG Abdomen ini dilakukan untuk mendiagnosis kondisi penyakit yang terdapat pada :
– Batu empedu;
– Batu ginjal;
– Aneurisma;
– Aorta abdominalis;
– Neoplasma hepar;
– dan Karsinoma pankreas.
Pemeriksaan USG abdomen juga untuk memperkuat diagnosis penyakit pada ginjal, kandung empedu, hepar, aorta abdominalis, limpa, pankreas dan organ gastrointestinal .
Apa Saja Kelainan Yang Diperiksa Menggunakan USG Abdomen ?
Kelainan yang diperiksa dapat berupa luka pada organ, pendarahan, peradangan, dan tumor. Kelainan pada organ-organ tersebut biasanya ditandai dengan keluhan nyeri pada perut, nyeri pada pinggang, trauma abdomen, massa abdomen, atau hematuria. USG Abdomen tidak hanya berfungsi untuk mendiagnosis penyakit, tetapi juga sebagai pemandu operasi dan biopsi.
Bagaimana Proses Pemeriksaan USG Abdomen ?
Dalam proses pemeriksaan USG abdomen akan tergantung pada kondisi organ yang akan diperiksa dan abnormalitas yang ingin ditemukan. Pemeriksaan USG abdomen tidak memiliki kontraindikasi yang signifikan karena prosedur ini sama sekali tidak melibatkan radiasi, bersifat non invasif, dan mudah dilakukan.
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ _builder_version=”4.16″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.16″ body_font=”Poppins||||||||” body_text_color=”#FFFFFF” body_font_size=”0.9vw” body_line_height=”1.8em” background_color=”#eb3155″ custom_padding=”1vw|1vw|1vw|1vw|true|true” custom_padding_tablet=”3vw|3vw|3vw|3vw|true|true” custom_padding_phone=”5vw|5vw|5vw|5vw|true|true” custom_padding_last_edited=”on|phone” body_font_size_tablet=”1.9vw” body_font_size_phone=”3.4vw” body_font_size_last_edited=”on|phone” border_radii=”on|10px|10px|10px|10px” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” global_module=”987466610″ global_colors_info=”{}” border_color_all__hover=”#eb3155″ border_color_all__hover_enabled=”on|hover”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]

Add comment