Perkenalkan, namaku Vaksin Covid-19 – Sudah lebih dari satu tahun pandemi, sejumlah perusahaan farmasi Global saat ini tengah berlomba-lomba menjadi yang pertama mengembangkan vaksin Covid-19. Membuat vaksin tidaklah mudah, butuh kerja keras dan waktu yang lama. Namun, beberapa waktu lalu vaksin ini pertama kali diujicobakan pada manusia. Adapun negara yang saat ini sedang mengembangkan vaksinnya adalah Rusia, Amerika Serikat, China, UEA, India, Canada dan Jerman.
Perkenalkan, namaku Vaksin Covid-19
cara kerja vaksin Covid-19 sama dengan vaksin lain yang sudah ada sebelumya. Berikut langkah-langkah sederhana cara kerja vaksin dalam tubuh seseorang:
- Saat vaksin masuk ke dalam tubuh seseorang, tubuh akan mendeteksinya sebagai ancaman infeksi
- Tubuh seseorang akan membentuk sistem untuk membuat kekebalan tubuh atau disebut antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit tersebut
- Tubuh akan mengingat apa yang harus diwaspadai
- Jika kemudian hari ada virus penyebab penyakit yang masuk, tubuh akan dapat melawan.
Itulah cara kerja vaksin secara umum yang juga berlaku untuk vaksin Covid-19 yang diharapkan jadi senjata utama menyudahi pandemi di banyak negara di dunia, termasuk Indonesia.
Vaksin Covid-19 yang ada saat ini memang bisa mencegah atau melindungi penerima vaksin dari potensi terjadinya gejala-gejala yang berat jika sampai terinfeksi virus SARS-CoV-2. Seperti diketahui, gejala-gejala berat pasien terinfeksi Covid-19 cenderung banyak mempengaruhi organ vital dalam tubuh pasien, terlebih terhadap orang-orang dengan penyakit komorbid seperti kardiovaskular, paru, hipertensi, diabetes dan lain sebagainya.
Reaksi yang sering dtimbulkan pasca vaksinasi
Selain mengetahui cara kerja vaksin, baiknya masyarakat juga paham bagaimana reaksi tubuh seseorang setelah divaksin. Reaksi setelah divaksin disebut sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI.
Melalui laman resmi Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, dokter sekaligus vaksinolog Dirga Sakti Rambe menjelaskan reaksi setelah divaksin betul ada dan akan sembuh 1-2 hari.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkap sejumlah reaksi atau efek samping paling umum setelah divaksin, meliputi:
- Rasa sakit
- Pembengkakan di area suntik vaksin
- Demam
- Kelelahan
- Sakit kepala
Dari beberapa tenaga medis yang lebih dulu di vaksinasi mengatakan efek vaksinasi seperti mudah mengantuk dan badan terasa pegal-pegal.
Sejumlah negara di dunia kini tengah melakukan vaksinasi Covid-19 pada warganya untuk menyudahi pandemi, termasuk Indonesia.
Vaksinasi dilakukan untuk menciptakan kekebalan kelompok dengan syarat 70 persen penduduk di suatu wilayah dalam kondisi imun atau disebut herd immunity.
Sambil menunggu giliran, baiknya sebagai masyarakat kita memahami cara kerja vaksin, reaksi setelah divaksin, dan fungsi vaksin itu sendiri bagi tubuh seseorang.
Â
[/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.4.9″ body_font=”|700|||||||” body_text_color=”#000000″ background_color=”#e8e8e8″ custom_padding=”10px|10px|10px|10px|true|true” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” border_color_all__hover_enabled=”on|hover” border_color_all__hover=”#eb3155″ body_text_color__hover_enabled=”on|hover” body_text_color__hover=”#eb3155″ global_module=”987466610″][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]
Add comment