[et_pb_section fb_built=”1″ theme_builder_area=”post_content” specialty=”on” _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default”][et_pb_column type=”3_4″ specialty_columns=”3″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_row_inner _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column_inner saved_specialty_column_type=”3_4″ _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_text _builder_version=”4.19.4″ _module_preset=”default” theme_builder_area=”post_content” hover_enabled=”0″ sticky_enabled=”0″]Kapan USG Abdomen Dibutuhkan ?? – Pada Pembahasan kali ini,Mimin akan menjelasakan apa sih USG Abdomen dan bagaimana prosedur tindakan nya!
USG abdomen adalah pemeriksaan untuk mendeteksi berbagai masalah kesehatan organ-organ utama dalam rongga perut serta sebagai alat bantu saat prosedur pembedahan atau prosedur medis tertentu lainnya, seperti pengambilan sampel jaringan (biopsi).
Jadi dengan kata lain USG Abdomen bukan hanya untuk membantu melihat perkembangan kehamilan saja loh.Tes ultrasonografi atau tes USG adalah prosedur pencitraan menggunakan teknologi gelombang suara berfrekuensi tinggi yang dimana hasilnya adalah untuk memproduksi gambar tubuh bagian dalam, seperti organ tubuh dan jaringan jaringan lunak.
Baca Juga : Indikasi USG Abdomen
Mengenal USG Abdomen
USG abdomen atau bahasa medisnya yang biasa dikenal dengan abdominal ultrasound adalah suatu prosedur pemeriksaan menggunakan teknologi gelombang suara frekuensi tinggi untuk memeriksa organ-organ utama dalam rongga perut yang menggunakan transduser USGÂ Â
Organ-organ utama dalam rongga perut tersebut, termasuk kandung empedu, ginjal, hati, pankreas, limpa, kandung kemih, hati, dan usus.
Kapan USG Abdomen dibutuhkan?
Dokter spesialis Radiologi mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan USG perut untuk membantu dalam:
- Mendeteksi penyebab nyeri pada perut.
- Mendeteksi penyebab infeksi pada ginjal.
- Mendeteksi penyebab pembengkakan perut.
- Mendeteksi kerusakan setelah cedera.
- Mendeteksi lokasi batu ginjal atau batu empedu.
- Mendiagnosis serta memantau perkembangan tumor dan kanker.
Pemeriksaan USG Abdomen umumnya juga disarankan oleh dokter untuk Anda yang memiliki risiko kondisi kesehatan sebagai berikut:
- Cairan dalam rongga perut
- Batu empedu
- Hernia
- Tumor
- Pankreatitis
- Batu ginjal
- Kanker hati
- Kanker ginjal
- Radang usus buntu
- Pembesaran organ-organ liver, ginjal, atau limpa
Selain itu, jika Anda seorang pria berusia 65-75 tahun yang memiliki kebiasaan merokok, disarankan untuk USG Abdomen guna mengetahui apakah ada risiko aneurisma aorta perut.
Apa sih aneurisma aorta perut?
Aneurisma aorta perut adalah penonjolan pada pembuluh darah utama yang membawa darah dari jantung ke organ dan jaringan di bagian bawah tubuh, yang dimana itu biasa disebut dengan aorta.Â
Pemeriksaan USG perut juga dilakukan untuk membantu dokter dalam memandu prosedur medis tertentu, seperti:
- Biopsi perut.
- Membantu dokter untuk mengeluarkan cairan dari kista atau abses
- Memeriksa aliran darah dalam perut
Jadi itu dia penjelasan singkat apa itu USG abdomen dan kapan sih Bestie harus melakukan USG Abdomen!
Jadi tunggu apalagi? Segera lakukan pemeriksaan USG Abdomen hanya di Plazamedis![/et_pb_text][/et_pb_column_inner][/et_pb_row_inner][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_4″ theme_builder_area=”post_content”][et_pb_sidebar area=”et_pb_widget_area_1″ _builder_version=”4.16″ body_font=”Poppins||||||||” body_text_color=”#FFFFFF” body_font_size=”0.9vw” body_line_height=”1.8em” background_color=”#eb3155″ custom_padding=”1vw|1vw|1vw|1vw|true|true” custom_padding_tablet=”3vw|3vw|3vw|3vw|true|true” custom_padding_phone=”5vw|5vw|5vw|5vw|true|true” custom_padding_last_edited=”on|phone” body_font_size_tablet=”1.9vw” body_font_size_phone=”3.4vw” body_font_size_last_edited=”on|phone” border_radii=”on|10px|10px|10px|10px” border_width_all=”1.2px” border_color_all=”rgba(0,0,0,0)” global_colors_info=”{}” border_color_all__hover=”#eb3155″ border_color_all__hover_enabled=”on|hover” global_module=”987466610″ theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_sidebar][/et_pb_column][/et_pb_section]

Add comment